Thursday, August 29, 2013

Fethucini Carbonara Made in Dewe anti Gagal

Haloooooooooo ...
Ini adalah cerita keinginan yang terpendam.. Dari beberapa minggu yang lalu, aku kepengen bgt bgt makan fettuccine carbonara di burger gaboh, atau creamy spaghetti-nya pizza hut. Tapi karena satu dan lain hal (ngga ada yang mau diajakin makan begituan, maka ngga kesampean deh acara kunyah-kunyah creamy pasta itu. huhuhu..

Tapi aku lagi ngidam-ngidamnya, bukan apa-apa ya, emang kepengeeeeennnn bgt makan si carbonara itu.. ini nih penampakan Fethucini Carbonara (FC) hasil googling..

Nyummi bgt kan.. duh ngences deh..

Jadinya, aku berinisiatif untuk MASAK SENDIRI tuh FC, dengan modal dan bahan seadanya, akhirnya jadilah ^_^.. Kalo ada yang mau ngikutin boleh dicoba kok, anti gagal deh pokoknyaa.. hehehehe

Bahan-bahannya
- Fetuchini kemasan (aku pakenya LaFonte)
- Jamur Kalengan
- Susu Cair Plain 250ML (Aku pake Ultra UHT karena emang no taste. Jangan ambil yang rasa vanila ntar jadi adonan kue karena rasanya manissssss)
- Keju Chedar (aku pake Prociz, diparut sesukanya aja)
- Merica (aku pake Ladaku)
- Penyedap rasa (royco sapi sih)
- margarine (kalo ga ada ya pake minyak makan pun gapapa)
- Telur Ayam 1 Butir
- Bawang merah, bawang putit, bawang bombay
- daun sop (heheheheh ga ada oregano daun bawang pun jadi)


itu tadi bahannya, cara masaknyaaaaa...
- rebus biasa fetucininya di air yg mendidih, di air rebusannya masukkan penyedap rasa dan margarine. Rebus sampe Aldenteee, kalo udah aldente, angkat dan tiriskan..
- msiapkan mangkok, tuang susu cair, masukkan keju yang udah diparut, telur, merica dan penyedap rasa, aduk (kocok) sampe rata ya, sisihkan.
- panaskan pan, tumis bawang yang udah dicincang, kalo udah harum masukkan jamur kalengan. kalo ada daging asap lebih sippp lagi. tapi gini aja udah oke kok..
- kalo udah agak kecoklatan warna si jamur, matikan pan. lalu masukkan campuran susu dan keju tadi ke dalam pan. Api jangan diidupin lagi karena nanti telurnya matang jadi gagal deh. Pannya kan masi panas, aduk-aduk deh sampai agak menggumpal. (ingat ya api jgn diidupin lagi!)
- kalo udah tercampur rata semua, masukkan deh fetuchininya, aduk sampe rata.. sajikan di piring saji, taburi deh daun bawangnya.. Selesai..

Ini penampakannya..
kekekekekekek

Rasanya.. AJIBBBB.. mirip bener deh ama yang di resto-resto italiano itu. mungkin yang kurang mirip penampakannya ya.. hihihi..
Sebagai himbauan, semakin banyak kejunya, semakin mantab rasanya..

Sekian deh realisasi makan fetuchini carbonara made in dewe..

thanks 4 reading ^_^


Friday, December 31, 2010

My Wish in 2011 a.k.a Resolusi Tahun Baru 2011

Yap.. Akhirnya tiba di penghujung tahun 2010.. Dan besok adalah tahun 2011.. Seperti biasa setiap memasuki awal tahun, banyak bgt orang yg membuat Resolusi utk tahun kedepan.. Mungkin sebagai motivasi untuk memacu diri menjadi lebih baik ditahun berikutnya.. Dan tentu saja saya tak mau ketinggalan.. Hehehe .. Pantang Tak Top :p . Nah Resolusi awal tahun atau 2011 wish saya adalah ......
- Menyelesaikan paper atau tugas akhir dr kuliah saya di D3 Bahasa Inggris USU dgn cepat dan maksimal.
- Bisa Wisuda bulan 7 tahun 2011 dan bisa mengajak mama ayah untuk mendampingi saya a.k.a calon wisudawati
- IPK Insya Allah 3.5 keatas.
- Extension S1 sesuai jurusan (masih bingung antara USU atau Unimed)
- Lebih serius menjalani hidup, krn udah merasa tua juga :(
- Lebih dewasa, anti ngambek, lebih peka, penuh kasih sayang, dan selalu gembira
- Buat mama ayah erick bangga lah dgn adanya diri saya di antara mereka
- Buat Bang Iday bangga juga dgn kedewasaan yg akan saya buktikan, bukan sekedar JANJI.. hahaha

Ok, itu dia Resolusi awal tahun dan Harapan saya di tahuna 2011. Memang ga mesti awal tahun agar menjadi pribadi yg baru, tp paling tidak semangat di awal tahun lebih bergelora..
May Allah bless my daddy, my mommy, my younger brother, my honey and his family, and I.. Aamiin YaRobbalalamin..

Monday, July 6, 2009

Saturday, June 27, 2009

Aku milikmu

AKU MILIKMU


Terdengar lirih bisikanmu
Diantara bayang-bayangmu
Terucap kata cinta
Yang dulu tersimpan
Dan tak mau pergi

Sekejap cinta yang terlahir
Namun jadi sebuah cerita
Yang tak mungkin terlupa
Kuukir dihati
Dan tak mau pergi

Mungkinkah kumiliki
Cinta seperti ini lagi
Jangan biarkan aku
Kehilangan dirimu

Reff:
Coba dengarkanlah sumpahku (Janji suci)
Dari hati... aku cinta kamu
Jangan dengar kata mereka
Yang tak ingin kita satu
Yakinkan aku milikmu...
Aku milikmu...

Jalinan cinta tulus suci
Terpadu terikat erat
Jangan terpisah lagi
Waktu 'kan menguji
Cinta kita berdua

Sunday, June 21, 2009

Orang-orang yang berjasa dalam hidupku..

Orangtuaku; yang udah melahirkan dan membesarkan serta mendidikku dengan segala kasih sayang mereka yang begitu besar..
Terima kasih ya Allah sudah menitipkan aku kepada 2 orang yang saling mencintai,, aku dapat menyebut mereka dengan kata "MAMA"dan "AYAH".
2 orang hebat yang begitu mencintaiku tanpa pamrih. Segala macam bentuk rintangan dan cobaan telah berhasil dan akan masih mereka lalaui hanya demi aku,, putri mereka yang sangat mereka cintai.. Bagaimana beratnya perjuangan mama ketika akan melahirkan aku.. Atau betapa lelahnya ayah mencari nafkah untuk kelanjutan studiku. Kadang aku berfikir apakah aku bisa menjadi orang tua sesempurna mereka jika kelak aku menikah dan memiliki anak. Apakah aku bisa mencintai dan menyayangi anak-anakku saat mereka sedang ngelawan-ngelawannya seperti yang aku lakukan dengan orang tuaku belakangan ini..
Makasih Ma,,Yah.. Aku gak akan bisa membalas semua pengorbanan dan segala cinta yang telah kalian berikan kepadaku.. Aku cuma bisa belajar dengan giat supaya Mama dan Ayah bangga punya anak seperti aku. Bangga punya anak yang bisa lulus di perguruan tinggi negri hingga 3 kali.. Maafkan aku jika salah yang aku buat sangat fatal bahkan membuat kalian murka..
Aku memang masih seperti kertas putih, seperti yang ayah sering bilang. Belum banyak makan asam garam, belum mengenal dunia. Maka dari itu ayah selalu menunjukkan padaku bagaimana hidup yang begitu keras ini.. Dan aku bersyukur memiliki orangtua yang fair denganku. Selalu demokratis dalam mengambil keputusan. Tapi yang aku kesalkan, kadang-kadang aku seperti merasa terkekang. Gak boleh jalan bareng temen,,gak boleh nginep d rumah temen.. Kadang aku mikir,,mama dan ayahku terlalu kolot pemikirannya. Tapi setelah melihat pengalaman teman yang gak diperduliin dengan orangtua nya, disitu baru aku tersadar,, orangtuaku melakukan itu karena mereka sangat mencintaiku..